Postingan

Peran Figuran

Setiap manusia berakting, lahir dan mati, merangkak dan berjalan, tertawa dan bersedih, mencintai dan mengerti di dalam roll film mereka masing-masing. Semuanya menjadi pemeran utama dalam kehidupannya yang panjang, dan berakhir pada mati. Mungkin saat episode pertama, kita lahir dan menatap dunia untuk pertama kali, dan pemeran lain yang pertama kita tahu adalah ibu. Episode berlanjut saat kita beranjak remaja dan bermain bermain bersama sahabat. Kemudian di episode selanjutnya di SMA, kita menemukan cinta pertama, menikah, punya anak, seterusnya sampai tuhan mematikan TV-nya. Semuanya ingin (atau terpaksa?) menjadi bintang dalam filmnya masing-masing. Namun untuk pertama kalinya, ada seseorang yang ingin tampil sebagai pemeran figuran dalam film kehidupannya sendiri. Hidup dengan biasa-biasa saja, jarang diperhatikan, tampil sederhana dan tidak mencolok. Barangkali adalah sebuah pilihan yang bagus, jika melihat pemeran utama yang selalu dihadapkan dengan banyak masalah, terlihat lema...

Mimpi yang Aneh

  Semalam aku bermimpi, mimpi yang aneh sekali...   Temanku, menarikku dengan agak memaksa. Langkah kakinya semangat dan percaya diri, ia berkata seseorang sedang menunggu untuk menemuiku, sehingga nya kami perlu bergegas. Dari jalanan panjang yang entah mengapa terasa terlalu singkat untuk dilewati, kami sampai di sebuah tanah lapang, di pinggir danau. Dari kejauhan, tampak seseorang berdiri di bawah pohon, cantik dengan rambut panjangnya, jelas dia adalah seorang wanita yang kukenali di dunia nyata, wajah yang sangat tidak asing, dia adalah orang yang kukagumi sejak lama.   “Apa kabar?” tanya nya penuh antusias.   Mulutku bungkam, tenggorokanku sakit. Seingatku, tidak pernah sepotong kalimat pun kami pernah berbicara. Wajar saja, aku selama ini hanya mengaguminya dari jauh, melintasi jalan yang sering dilaluinya, sambil berharap bisa bertatapan dengannya secara langsung, di dalam ketidaksenghajaan. Walaupun kupikir, aku butuh 760 kali pertimbangan tent...